
تولونجاجونج, معهد البحوث وخدمة المجتمع (LP2M) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyelenggarakan Seminar Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (بي كي إم) سنة بوبتن 2026 melalui Zoom Meeting pada 29–30 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini merivewe 18 judul pengabdian dari 4 تَجَمَّع. Seminar hasil menjadi ruang evaluasi akademik untuk memperkuat kualitas pelaksanaan, mempertajam analisis hasil, serta meningkatkan relevansi luaran pengabdian terhadap kebutuhan masyarakat.
Sebanyak empat reviewer yang kompeten dilibatkan untuk menelaah hasil pengabdian dan memberikan masukan perbaikan. Melalui proses tersebut, seminar diarahkan menjadi forum pertanggungjawaban ilmiah sekaligus pembelajaran bersama. Para pengabdi memperoleh kesempatan untuk memaparkan capaian program, mendiskusikan kendala lapangan, serta menguji kesesuaian antara tujuan, metode pemberdayaan, dan perubahan yang dihasilkan pada komunitas dampingan.
18 judul tersebut mencakup pengabdian berbasis program studi sebanyak lima judul, PKM berbasis komunitas atau masyarakat marginal sebanyak tiga judul, PKM berbasis ramah anak sebanyak satu judul, gender dan difabel sebanyak satu judul, serta pembinaan kapasitas pengabdian sebanyak sembilan judul. Keragaman klaster ini memperlihatkan luasnya ruang kontribusi perguruan tinggi, mulai dari penerapan keilmuan program studi hingga penguatan kapasitas masyarakat dan perhatian terhadap kelompok yang membutuhkan pendekatan inklusif.

Masukan reviewer menjadi bagian penting dalam penyempurnaan tersebut. Telaah diarahkan untuk membantu pengabdi memperjelas persoalan yang ditangani, memperkuat argumentasi pemilihan metode, serta menyajikan capaian secara sistematis. Aspek dokumentasi, ketepatan indikator, dan konsistensi antara perencanaan dengan hasil juga menjadi perhatian yang relevan. Proses ini memberikan dasar bagi perbaikan laporan dan pengembangan luaran yang memiliki nilai akademik sekaligus kegunaan praktis bagi masyarakat.
Penyelenggaraan melalui Zoom Meeting menyediakan ruang pertemuan bagi pengabdi dan reviewer untuk bertukar pandangan secara langsung. Forum ini sekaligus membuka peluang pembelajaran lintas klaster. Pengalaman pendampingan pada masyarakat marginal, على سبيل المثال, dapat memperkaya pemahaman mengenai partisipasi warga, sedangkan pengabdian berbasis program studi dapat memperlihatkan penerapan keahlian akademik dalam menjawab kebutuhan lapangan. Pertukaran pengalaman tersebut penting untuk memperluas perspektif dan meningkatkan kualitas rancangan program berikutnya.
Bagi LP2M, seminar hasil juga merupakan bagian dari penguatan tata kelola pengabdian yang berorientasi pada mutu dan akuntabilitas. Hasil penelaahan dapat menjadi bahan pemetaan capaian, identifikasi kendala, serta penyusunan agenda pembinaan pengabdi. Evaluasi yang terarah memungkinkan pengalaman setiap program diolah menjadi pengetahuan kelembagaan untuk mendukung pengabdian yang semakin responsif, terukur, ومستدامة.
Melalui Seminar Hasil PKM BOPTN 2026, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menegaskan pentingnya keterhubungan antara keilmuan, tanggung jawab sosial, وتمكين المجتمع. Rekomendasi dari empat reviewer diharapkan ditindaklanjuti dalam penyempurnaan 18 hasil pengabdian. Dengan tindak lanjut tersebut, seminar dapat menjadi penghubung antara evaluasi akademik dan peningkatan manfaat program, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat membangun kapasitas serta kemandiriannya.



