يوم الخميس, 28 نوفمبر 2024 bertempat di Hall Bukit Daun Hotel and Resort Rektor UIN SATU, Prof. Dr. Abdul Aziz, M.Pd.I. membuka secara resmi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Metode Pengabdian Dosen untuk Dosen. Acara pembukaan dihadiri oleh Para pimpinan lembaga khususnya ketua LP2M Prof. Dr. Ngainun Naim, M.H.I., para kapus LP2M dan seluruh Crew LP2M.

Acara diawali dengan sambutan Ketua LP2M. Pada awal sambutannya, pria asli kelahiran Tulungagung ini menyampaikan, bahwa sebenarnya program ini muncul setelah beberapa kali mengalami revisi anggaran, dan ini merupakan komitmen dari Rektor, beliau menyampaikan dengan renyah, “Program ini bisa saya sebut dengan min haitsu la yahtasib, jadi program ini sebenarnya tidak ada di dalam anggaran 2024, yang sebelumnya memang anggaran tahun 2024 ini kan dianggarkan pada tahun 2023. Sehingga komitmen Bapak Rektor ini terhadap dosen yang kemarin membantu pemenuhan rasio dosen dengan mahasiswa dalam rangka mencapai akreditasi unggul, maka kegiatan ini bisa terlaksana”.

Tahun 2024 memang Bapak Rektor telah mencanangkan sebagai tahun akreditasi, sehingga segala pos anggaran sebagian besar diberikan untuk menunjang akreditasi, baik prodi maupun Akreditasi Perguruan Tinggi (APT). Sehingga beberapa prodi dan APT mendapatkan akreditasi unggul.

بالإضافة إلى, Ketua LP2M juga menyampaikan bahwa program ini dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan para dosen menjadi dosen dalam makna yang sesungguhnya, “Jadi para peserta FGD dosen ini, sebelumnya hanya mengajar saja yang dilakukan. Hakikatnya dosen mempunyai tugas untuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengajaran atau pendidikan, penelitian, dan pengabdian, sehingga program ini menjadi penting untuk dilaksanakan”.

Sebanyak 103 dosen yang terdiri dari 4 Fakultas dengan rincian Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) 30 dosen, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) 28 dosen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 25 dosen dan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH) 20 dosen akan mendapatkan materi selama 3 hari.

Pada akhir sambutannya, Kang Naim, sapaan akrab Prof. Ngainun Naim, menyampaikan selamat kepada para dosen yang mengikuti kegiatan FGD, materi yang didapatkan ini menjadi modal penting untuk mendampingi mahasiswa dalam kegiatan KKN, tanpa pengetahuan yang memadai, dosen bisa jadi menyesatkan masyarakat ketika proses pendampingan pengabdian.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Rektor UIN SATU. Rektor menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Achmad Room Fitrianto atas kesediaannya mengisi materi. Pada awal sambutannya beliau menyampaikan ada banyak yang menjadi korban akibat terlaksananya kegiatan FGD, "Kegiatan kali ini banyak memakan korban, akan tetapi demi Bapak-Ibu saya rasa tidak apa-apa. Jadi banyak revisi anggaran yang sebelumnya diperuntukkan untuk kegiatan lain harus dialihkan untuk kegiatan ini. Kegiatan ini juga menjadi komitmen saya kepada Bapak-Ibu, karena Bapak-Ibu sudah sekuat tenaga membantu mensukseskan terselenggaranya Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) sehingga kampus kita memperoleh predikat unggul”.

Pada sambutan penutupnya, Rektor menyampaikan, jika menjadi dosen merupakan sebuah pilihan. Profesi dosen merupakan profesi yang mulia. Akan tetapi menjadi dosen tidak menjamin orang menjadi kaya dalam makna kaya harta. Profesi ini jika dijalani dengan ikhlas dan tulus akan membuahkan sebuah keberkahan. (فهرو)

يغلق