
كديري, يوم الخميس – السبت, 28 – 30 نوفمبر 2024 يقع في منتجع Bukit Daun وفندق Kediri. عقد LP2M UIN السيد علي رحمة الله تولونجاغونغ نشاط مجموعة التركيز حول تعزيز أساليب الخدمة للمحاضرين. بنفس القدر 120 محاضر من المتوقع أن يصبح DPL في عام UIN KKN السيد علي رحمة الله 2025 الحصول على مواد مهمة, materi tersebut berkaitan dengan metode yang dipakai di lapangan dalam konteks pengabdian. Seperti yang diketahui bahwa metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian di antaranya seperti Participatory Action Research (PAR), Community Based Research (CBR), Service Learning (SL), dan ABCD (تنمية المجتمع على أساس الأصول).
LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menghadirkan pemateri tunggal. Achmad Room Fitrianto sebagai pemateri, beliau merupakan praktisi dan aktivis dalam dunia pengabdian. الى جانب ذلك, beliau juga merupakan dosen UIN Sunan Ampel Surabaya yang mendapatkan hibah penelitian pusat Kementerian Agama yang berkelas internasional. Room, sapaan akrab Achmad Room Fitrianto bersama tim mengusung tema "Community-Based Tourism Dynamics: A Cross-cultural Analysis of Indonesia and Australia Through Case Studies on Wagos (Gosari Amusement Park), Sekapuk Tourism Objects (Setigi and KPI), and Araluen Botanical Garden”. Pengabdian ini dilaksanakan di dua negara, yakni Indonesia dan Australia.

خلال 3 (ثلاثة) hari para dosen mendapatkan materi sebagai berikut: أ) Paradigma Pendampingan, Misi Sosial dan Ekonomi, dalam Satu Gerakan, ب) Transformasi Sosial, ج) Tahapan ABCD, د) Teknik Komunikasi Sosial untuk Pendekatan ke Masyarakat, e) Community Mapping, f) partnership, g) Menulis Laporan KKN ABCD, dan h) Penulisan Jurnal Berbasis Pengabdian.
Pada sesi sambutan Ketua LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah, البروفيسور. دكتور. Ngainun Naim menyampaikan bahwa FGD ini merupakan upaya institusi dalam rangka menjadikan dosen yang menjadi peserta kegiatan tersebut, untuk menjadi dosen dengan makna yang hakiki. “Jadi kawan-kawan dosen yang jadi peserta di ini, selama di lembaga sepanjang yang dialami hanya sebatas mengajar. Seyogianya kewajiban dosen adalah melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan sebaik-baiknya, maka pada kondisi semacam ini kegiatan FGD Pengabdian untuk dosen menjadi salah satu cara untuk menguatkan unsur Tri Dharma yang lain, yaitu pengabdian”.

Seperti yang diketahui, bahwa Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah kewajiban seseorang yang memilih profesi menjadi dosen, وهي التعليم, يذاكر, والتفاني. Unsur yang terakhir ini yang sentuhannya tidak seintensif kedua unsur yang lain, yaitu pendidikan dan penelitian. إلى الأمام, dosen-dosen muda ini juga akan mendapatkan materi yang berkaitan dengan konteks penelitian. حتى الآن, institusi sudah menyiapkan dana penelitian kepada para dosen yang sifatnya adalah kompetitif. “Maka para dosen ini juga mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkan dana hibah penelitian. tentunya prosesnya harus melewati penilaian dari reviewer dan komite”. Demikian yang disampaikan oleh Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, البروفيسور. دكتور. ح. عبد العزيز, دكتوراه في الطب.

Kegiatan FGD pengabdian ini merupakan upaya Rektor untuk memberikan penghargaan kepada para dosen yang sudah membantu kesuksesan Akreditasi Perguruan Tinggi (ايه بي تي). الى جانب ذلك, upaya ini juga bertujuan untuk memperkuat lembaga dari segi Sumber Daya Manusia (SDM). “Saya berharap, kegiatan ini mampu meningkatkan kompetensi dosen di dalam kewajiban Tri Dharma, dengan demikian dosen mampu melaksanakan kewajibannya karena sudah memilih profesi ini, implikasinya penguatan lembaga dari aspek SDM mampu meningkat dengan baik”. Demikian Rektor menegaskan.
Selain mendapatkan materi secara teoritis-konseptual, peserta juga praktik langsung di lapangan. هكذا, dosen merasakan betul bagaimana dinamikanya menjadi pengabdi pada kondisi riil. Tidak hanya sebatas mempelajari teori yang memang terlihat mudah.

Peserta kegiatan dibagi menjadi 8 kelompok untuk terjun ke lapangan. Setiap kelompok ditugaskan untuk melakukan مقطع أو mapping situasi dan kondisi yang ada di lapangan, kemudian mengamati dari aspek kekurangan dan kelebihannya. Sehingga peserta mempunyai gambaran, tindakan apa yang harus dilakukan untuk memberikan sentuhan objek dalam konteks pengabdian.
Kegiatan FGD Penguatan Metode Pengabdian untuk Dosen ini, diharapkan menjadi titik pijak untuk memulai pengabdian dosen yang diselenggarakan oleh LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Sehingga pengabdian dosen yang dilaksanakan oleh dosen, selain untuk penguatan kelembagaan, pengabdian juga mampu meningkatkan kualitas kehidupan, mengatasi masalah sosial yang ada di masyarakat, dan mengembangkan potensi (aset) yang ada di masyarakat. (فهرو)



