Sejarah Singkat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung memiliki sejarah yang tidak terpisahkan dari perkembangan kelembagaan perguruan tinggi yang kini menjadi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Cikal bakal LP2M telah berdiri sejak tahun 1997, ketika institusi masih bernama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tulungagung. Pada masa tersebut, lembaga yang menangani fungsi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bernama Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M). Pada periode awal 1997–2002, P3M dipimpin oleh Drs. Imam Malik, M.Ag. Kepemimpinan selanjutnya pada periode 2002–2006 dilanjutkan oleh Ahmad Tanzeh, M.Pd.I. Pada periode 2006–2010, P3M dipimpin oleh Muh. Ridho, MA yang kemudian kembali dipercaya memimpin P3M pada periode 2010–2014. Periode tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan fungsi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu unsur strategis dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Transformasi kelembagaan terjadi pada tahun 2014, ketika STAIN Tulungagung beralih status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung. Sejalan dengan perubahan status kelembagaan tersebut, P3M mengalami perubahan nomenklatur menjadi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M). Pada periode 2014–2018, LP2M dipimpin oleh Drs. Mashudi, M.Pd.I. Perubahan nomenklatur tersebut menandai semakin luas dan strategisnya mandat kelembagaan dalam mengembangkan ekosistem penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, serta penguatan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan masyarakat.

Pada periode 2018–2021, kepemimpinan LP2M dilanjutkan oleh Dr. Ngainun Naim, M.H.I. Selanjutnya, pada tahun 2021, IAIN Tulungagung mengalami transformasi kelembagaan menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dalam fase awal transformasi tersebut, LP2M tetap dipimpin oleh Dr. Ngainun Naim, M.H.I., yang kemudian pada periode 2023–2027 dipercaya kembali memimpin LP2M dengan gelar Prof. Dr. Ngainun Naim, M.H.I. Dengan perjalanan kelembagaan sejak tahun 1997 hingga saat ini, LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terus berkembang menjadi salah satu unsur strategis universitas dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Perkembangan tersebut mencerminkan kesinambungan kelembagaan sekaligus komitmen UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas, mengembangkan inovasi akademik, serta menghadirkan pengabdian yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan peradaban.

Close