
Latar Belakang
Pusat Studi Gender, Anak, dan Difabel (PSGAD) Di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung merupakan salah satu Lembaga yang berada di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M). Pusat ini berfungsi sebagai pusat kajian, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kebijakan dalam bidang kesetaraan gender, perlindungan anak, inklusi disabilitas, dan pencegahan kekerasan. PSGAD juga sebagai penanggung jawab dan penguat program Pencegahan dan Penanganan Kekerasan melalui koordinasi dengan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) di lingkungan perguruan tinggi.
Visi
Terwujudnya pusat studi unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, pendidikan, dan advokasi di bidang gender, perlindungan anak, disabilitas, serta pencegahan kekerasan untuk mewujudkan masyarakat dan lingkungan akademik yang setara, inklusif, aman, dan bermartabat.
Misi
- Mengembangkan kajian dan penelitian ilmiah di bidang gender, anak, disabilitas, dan pencegahan kekerasan.
- Meningkatkan kapasitas sivitas akademika dan masyarakat melalui pendidikan, pelatihan, dan publikasi ilmiah.
- Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan inklusi disabilitas.
- Mendukung pengembangan kebijakan dan tata kelola perguruan tinggi yang responsif gender, ramah anak, inklusif disabilitas, serta bebas kekerasan.
- Membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka mewujudkan keadilan sosial dan perlindungan kelompok rentan.
Tujuan
- Menjadi pusat rujukan akademik dalam bidang gender, anak, disabilitas, dan pencegahan kekerasan.
- Menghasilkan penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
- Meningkatkan kesadaran dan kapasitas sivitas akademika mengenai kesetaraan, perlindungan, dan inklusi.
- Mendukung terwujudnya lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
- Memperkuat perlindungan dan pemberdayaan perempuan, anak, serta penyandang disabilitas dalam kehidupan akademik dan sosial.



