Tulungagung, 06 April 2026 — LP2M Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Penandatangan Kontrak Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) BOPTN Year 2026 sebagai upaya penguatan kualitas riset dosen dan mahasiswa. Kegiatan ini diikuti oleh para peneliti yang lolos seleksi pendanaan penelitian serta menjadi momentum strategis dalam meningkatkan kapasitas akademik dan kontribusi riset bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Komite, Prof. Dr. Abad Badruzzaman, M.Ag., menyampaikan laporan bahwa jumlah peneliti yang terlibat mencapai 144 dosen dan 93 mahasiswa. Adapun rincian skema penelitian yang didanai meliputi: Pembinaan Kapasitas sebanyak 40 judul, Penelitian Dasar Program Studi 26 judul, Penelitian Dasar Interdisipliner 26 judul, serta Penelitian Kolaborasi Internasional sebanyak 1 judul. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme sivitas akademika dalam mengembangkan riset berbasis kebutuhan akademik dan sosial.

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof. Dr. H. Abdul Aziz, dalam arahannya menegaskan bahwa penelitian tidak boleh berhenti pada formalitas administratif semata, tetapi harus memiliki dampak nyata. Dari total 168 judul yang diajukan, hanya 93 judul yang berhasil lolos pendanaan, dengan pertimbangan kesesuaian tema dan stretching point yang diusung.

Rektor juga menekankan pentingnya keselarasan penelitian dengan isu strategis seperti Sustainable Development Goals (SDGs) dan program Asta Protas. Besides that, setiap penelitian diharapkan menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah yang tidak hanya berdampak pada individu peneliti, tetapi juga meningkatkan reputasi kelembagaan.

Lebih lanjut, beliau menyoroti peluang pengembangan isu strategis seperti religreen yang berpotensi menjadi naskah akademik kampus, serta pentingnya menjalin kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya di wilayah Tulungagung. Dalam konteks kebijakan nasional, Rektor juga menyampaikan bahwa implementasi Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA) di lingkungan kampus masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat.

Di akhir sambutannya, Rektor mengingatkan seluruh dosen untuk senantiasa aktif mengikuti regulasi penelitian yang berlaku, mematuhi juknis dan pedoman yang ditetapkan, serta mensyukuri kesempatan pendanaan yang diperoleh dengan cara melaksanakan penelitian secara optimal.

Melalui kegiatan ini, LP2M berharap seluruh peneliti mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, inovatif, dan berdampak luas, baik bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun bagi kemajuan masyarakat dan institusi.

Close