Bukittinggi — Masih dalam rangkaian kegiatan Temu Nasional Penjaminan Mutu PTKIN se-Indonesia Tahun 2026, LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN ONE) Tulungagung turut berpartisipasi dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Kolaboratif bersama sejumlah LPM dan LP2M PTKIN se-Indonesia di STIT Ahlussunnah Bukittinggi, Sumatera Barat, Rabu (29/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, LP2M UIN SATU Tulungagung diwakili oleh Dr. Lailatuzz Zuhriyah, M.Fil.I. selaku Kepala Pusat Penelitian sekaligus Pelaksana Harian (Plh.) Ketua LP2M UIN SATU Tulungagung dan Sekretaris Forum LP2M PTKIN se-Indonesia, serta Prof. Dr. H. Muhammad Muntahibun Nafis, M.Ag. selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN SATU Tulungagung.

Kegiatan pengabdian kolaboratif ini menjadi bagian penting dari penguatan sinergi nasional antar lembaga penjaminan mutu dan LP2M PTKIN dalam membangun budaya mutu tridharma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat berbasis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Berdasarkan laporan pelaksanaan perjalanan dinas LP2M UIN SATU Tulungagung, kegiatan di STIT Ahlussunnah Bukittinggi difokuskan pada pendampingan dan penguatan sistem penjaminan mutu internal maupun eksternal di lingkungan perguruan tinggi.

Dalam forum tersebut dijelaskan bahwa penjaminan mutu internal dilakukan melalui penguatan tata kelola akademik dan Audit Mutu Internal (AMI), sedangkan penjaminan mutu eksternal diwujudkan melalui proses akreditasi yang memerlukan kesiapan dokumen seperti Laporan Evaluasi Diri (LED), Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), serta berbagai bukti pendukung tridharma yang terdokumentasi secara sistematis.

Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices) antar PTKIN dalam pengelolaan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara LPM dan LP2M dipandang sangat strategis dalam memastikan seluruh aktivitas tridharma perguruan tinggi berjalan terukur, terdokumentasi, dan berkelanjutan.

Selain sesi pendampingan mutu, kegiatan pengabdian kolaboratif juga memperkuat jejaring akademik antar PTKIN/PTKIS melalui diskusi pengembangan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan tata kelola mutu berbasis kolaborasi nasional.

Partisipasi LP2M UIN SATU Tulungagung dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi dalam memperkuat ekosistem mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang integratif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.

Kegiatan pengabdian kolaboratif tersebut turut melibatkan berbagai delegasi PTKIN/PTKIS dari seluruh Indonesia yang hadir dalam rangkaian Temu Nasional Penjaminan Mutu PTKIN Tahun 2026 yang dipusatkan di Sumatera Barat. Sejumlah kampus juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas perguruan tinggi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan dan responsif terhadap tantangan pendidikan tinggi saat ini. (El-Zet)

Close