
Tulungagung, 3 July 2026 – Institute for Research and Community Service (LP2M) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung held a field supervisor training activity (DPL) Community Service Program (KKN) 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Prajnapharamita lantai 5 dan diikuti oleh seluruh dosen yang akan bertugas sebagai pembimbing lapangan mahasiswa KKN tahun ini.
In the year of 2026 This, KKN UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung akan dilaksanakan di dua kabupaten, yakni Tulungagung dan Trenggalek, dengan melibatkan sebanyak 4.108 student. KKN kali ini mengusung tema “Literasi Digital Menuju Desa Ramah Lingkungan”.
DPL Diminta Pastikan Kebermanfaatan dan Integrasi Tridharma
In his speech, Ketua LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof. Dr. Drink Naim, menekankan pentingnya peran DPL dalam memastikan keberhasilan pelaksanaan KKN tahun ini. Ia menyampaikan bahwa DPL hendaknya memastikan dua hal penting dalam pelaksanaan KKN kali ini, yaitu program yang dijalankan mahasiswa harus benar-benar berdampak bagi masyarakat, serta terintegrasi dengan Tridharma Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
“DPL harus memastikan bahwa kegiatan KKN ini betul-betul memberi dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi wujud integrasi dari Tridharma Perguruan Tinggi,” emphasized Prof. Drink Naim.
Principal: DPL Harus Menjadi Murabbi Jasmani dan Murabbi Etik
Meanwhile, dalam pengarahannya, Chancellor of UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof. Dr. H. Abd Aziz, mengingatkan para DPL untuk memahami karakteristik mahasiswa saat ini yang merupakan generasi baru dengan corak yang berbeda sama sekali dibandingkan generasi para DPL sendiri.
Menurut Prof. Abd Aziz, perbedaan generasi ini menuntut pendekatan pembimbingan yang berbeda pula. Ia menegaskan bahwa DPL harus mampu menjadi murabbi jasmani sekaligus murabbi akhlak bagi mahasiswa selama pelaksanaan KKN.
“DPL harus mampu menjadi murabbi jasmani mahasiswa, dan murabbi akhlak mahasiswa. Bimbing mahasiswa untuk beretika yang baik di tengah masyarakat,” ujar Rektor dalam pengarahannya.
Pernyataan Rektor ini menjadi penekanan utama dalam kegiatan pembekalan kali ini, bahwa peran DPL tidak hanya sebatas mendampingi program kerja mahasiswa di lapangan, tetapi juga bertanggung jawab membentuk sikap dan etika mahasiswa agar mampu berbaur dan diterima dengan baik di tengah masyarakat tempat mereka mengabdi. Dengan pembekalan ini, diharapkan seluruh DPL dapat menjalankan tugasnya secara maksimal sehingga pelaksanaan KKN 2026 di Tulungagung dan Trenggalek dapat berjalan lancar, berdampak positif bagi masyarakat, dan sejalan dengan tema besar literasi digital menuju desa ramah lingkungan.[]



