Teman Difabel UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (Teman Difabel UIN SATU) adalah wadah kerelawanan yang berada di bawah koordinasi Pusat Studi Gender, Child, and Disability (PSGAD) yang berfungsi sebagai bagian dari ekosistem layanan inklusif dalam memberikan dukungan, assistance, dan penguatan aksesibilitas bagi mahasiswa dan sivitas akademika penyandang disabilitas di lingkungan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Teman Difabel UIN SATU terdiri atas relawan yang memiliki kepedulian, commitment, dan sensitivitas terhadap isu disabilitas serta berperan membantu menciptakan lingkungan akademik yang ramah, inclusive, nondiskriminatif, dan memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas dalam memperoleh hak pendidikan, layanan akademik, kegiatan kemahasiswaan, serta kehidupan sosial di lingkungan perguruan tinggi. Dalam kedudukannya di bawah koordinasi PSGAD, Teman Difabel UIN SATU merupakan unit kerelawanan dan pendampingan, bukan lembaga pengambil keputusan. Relawan menjalankan fungsi pendukung berdasarkan kebutuhan penyandang disabilitas dengan tetap menghormati martabat, pilihan, kemandirian, privasi, confidentiality, dan hak untuk menentukan keputusan atas dirinya sendiri.

Fungsi Utama

Teman Difabel UIN SATU memiliki fungsi utama:

  1. Pendampingan, yaitu memberikan dukungan kepada mahasiswa atau sivitas akademika penyandang disabilitas dalam mengakses layanan akademik dan nonakademik sesuai kebutuhan.
  2. Fasilitasi aksesibilitas, yaitu membantu mengidentifikasi dan menyampaikan kebutuhan aksesibilitas kepada unit terkait agar lingkungan kampus semakin inklusif.
  3. Dukungan mobilitas dan aktivitas akademik, sesuai kebutuhan dan atas persetujuan penyandang disabilitas.
  4. Pendampingan komunikasi dan informasi, termasuk membantu memastikan informasi akademik dan kelembagaan dapat diakses secara lebih mudah oleh penyandang disabilitas.
  5. Pemetaan kebutuhan, yaitu membantu PSGAD dalam mengidentifikasi kebutuhan dan hambatan yang dihadapi penyandang disabilitas di lingkungan kampus.
  6. Edukasi dan kampanye inklusivitas, melalui kegiatan literasi, socialization, dan kampanye mengenai kesetaraan, penghormatan terhadap penyandang disabilitas, serta pencegahan diskriminasi.
  7. Rujukan layanan, yaitu membantu menghubungkan penyandang disabilitas dengan unit atau tenaga profesional yang sesuai apabila kebutuhan yang dihadapi berada di luar kapasitas relawan.
  8. Penguatan budaya kampus inklusif, dengan mendorong tumbuhnya sikap saling menghormati, empati, kesetaraan, dan partisipasi aktif seluruh sivitas akademika.

Prinsip Kerelawanan

Pelaksanaan kegiatan Teman Difabel UIN SATU berlandaskan pada prinsip kesetaraan, penghormatan terhadap martabat manusia, nondiskriminasi, aksesibilitas, partisipasi, kemandirian, confidentiality, kesukarelaan, dan pemberdayaan. Thus, Teman Difabel UIN SATU bukan sekadar kelompok pendamping, tetapi merupakan jejaring relawan inklusif yang menjadi mitra PSGAD dalam memastikan penyandang disabilitas memperoleh lingkungan akademik yang aman, setara, aksesibel, and dignified. Teman Difabel UIN SATU diarahkan untuk membangun paradigma “mendampingi tanpa mengambil alih, membantu tanpa membatasi, dan memberdayakan tanpa mendiskriminasi”, sehingga pendampingan senantiasa menempatkan penyandang disabilitas sebagai subjek yang memiliki hak, pilihan, potensi, dan kemandirian.

Close