Tulungagung, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung melakukan pendampingan dan bimbingan kepada seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). DPL nantinya akan mendampingi dan memberikan arahan secara langsung kepada mahasiswa didiknya di KKN reguler tahun 2025. Kegiatan yang dilakukan sebagai upaya memberikan wawasan administratif dan teknis ini diproyeksikan untuk mempermudah mobilitas struktural dan pola kerja serta koordinasi dan program KKN.

Kegiatan ini dilakukan pada Kamis, 19 June 2025 di Gedung Prajna Paramita lantai enam pukul 14.00 hingga selesai. Dengan dihadiri oleh Kepala Pusat Pengabdian, Dr. Muhammad Muntahibun Nafis, M. Ag, dan Ketua KKN 2025, Ahmad Natsir, kegiatan ini diikuti oleh seluruh DPL dengan jumlah 130. 130 DPL dari 130 Desa penempatan KKN ini nantinya akan membina dan memberikan arahan teknis kepada mahasiswanya.

Ada beberapa materi yang disampaikan, meliputi tugas, pokok, dan fungsi DPL serta beberapa kode kerja teknis. Muhammad Muntahibun Nafis menyampaikan beberapa metode dan paradigma pengabdian sepeti paradigma pemberdayaan masyarakat: prinsip ABCD. Menurutnya paradigma ini penting dimiliki DPL, mengingat kerja dan tugas teknis yang dibebankan lumayan banyak. Disampaikannya pula bahwa DPL berposisi sebagai kontributor yang secara masif berusaha melayani, mengevaluasi, dan memberikan arahan kepada mahasiswanya agar program yang dilakukan benar-benar menghasilkan hasil positif.  

Hal ini sama dengan apa yang disampaikan oleh Muhammad Natsir, ia berusaha memberikan menjelaskan dan memberikan contoh kepada DPL terkait urusan administrasi lainnya. Misalnya. Surat Perjalanan Dinas (SPD), Surat Tugas, Surat Perintah, and so on. Menurutnya urusan administrasi ini adalah urusan yang kelihatannya mudah tapi sering kali di dalamnya terjadi kesalahan. Dengan demikian dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan seluruh DPL dapat mengerti, memahami, dan mengikuti prosedur secara efektif dan terarah.

Dengan diadakannya kegiatan dan pembekalan intensif ini DPL menjadi lebih progresif dalam memandu dan membersama mahasiswa. Pun, mahasiswa yang akan melakukan KKN di penempatan masing-masing dapat melaksanakan tigas dan fungsinya dengan tenang, aman, dan nyaman sehingga dapat membantu dan belajar kultur kemasyarakatan.

Close