
LP2M UIN SATU News Room. Karangrejo, Tulungagung — Sebanyak 510 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung resmi diserahkan kepada Pemerintah Kecamatan Karangrejo dalam kegiatan Pembukaan KKN UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Rabu (15/7/2026) di Pendopo Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama 38 hari, mulai 15 Juli hingga 21 Agustus 2026, melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mengusung tema “Literasi Digital Menuju Desa Ramah Lingkungan.”
Acara pembukaan dihadiri oleh Camat Karangrejo, Drs. Suhartono, S.Sos., M.M., beserta Sekretaris Kecamatan, unsur Forkopimcam Karangrejo, serta jajaran LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang terdiri atas Dra. Hj. Umy Zahroh, M.Kes., Ph.D. (Kepala Pusat Studi Gender, Anak, dan Difabel/PSGAD LP2M), Dr. Lailatuzz Zuhriyah, M.Fil.I. (Kepala Pusat Penelitian LP2M), Didin Wahyudin, M.Pd. (Sekretaris LP2M), dan Dr. Luthfi Abdul Manaf, M.Pd.I. (Pusat Jurnal dan Publikasi LP2M). Turut hadir pula Koordinator Kecamatan (Korcam), Koordinator Desa (Kordes), serta perwakilan pengurus posko KKN se-Kecamatan Karangrejo.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sebagai bentuk penguatan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap almamater.
Dalam sambutannya, Koordinator Kecamatan Karangrejo, Nizam, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penerimaan mahasiswa KKN di Kecamatan Karangrejo. Ia berharap seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan momentum KKN sebagai sarana belajar langsung dari masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan mahasiswa KKN di Kecamatan Karangrejo. Semoga selama pelaksanaan KKN kami dapat belajar bersama masyarakat, memperoleh arahan dan bimbingan dari pemerintah kecamatan maupun desa, sehingga seluruh program kerja dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Selanjutnya, mewakili LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dra. Hj. Umy Zahroh, M.Kes., Ph.D. secara resmi menyerahkan mahasiswa KKN kepada Pemerintah Kecamatan Karangrejo. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa KKN UIN SATU Tahun 2026 diikuti oleh 4.108 mahasiswa, yang terdiri atas 1.112 mahasiswa laki-laki dan 2.996 mahasiswa perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 510 mahasiswa dari berbagai program studi ditempatkan di Kecamatan Karangrejo.
Beliau menjelaskan bahwa tema KKN tahun ini adalah “Literasi Digital Menuju Desa Ramah Lingkungan”, yang diharapkan mampu mendorong transformasi desa melalui penguatan literasi digital yang tetap berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
Selain KKN Reguler, LP2M UIN SATU Tulungagung juga menyelenggarakan berbagai skema pengabdian lainnya, antara lain KKN Inklusi, KKN Selingkar Kampus, KKN Persemakmuran di Kabupaten Ponorogo, serta KKN Nusantara Moderasi Beragama di Provinsi Banten.
Dalam kesempatan tersebut, Umy Zahroh menegaskan bahwa KKN merupakan ruang belajar yang sesungguhnya bagi mahasiswa.
“Perkuliahan di kampus pada dasarnya memberikan bekal teoritis, sedangkan kehidupan di tengah masyarakat merupakan kuliah yang sesungguhnya. Di sanalah mahasiswa belajar memahami realitas, beradaptasi, berkolaborasi, sekaligus mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari,” ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Karangrejo beserta seluruh kepala desa yang telah menerima mahasiswa KKN UIN SATU Tulungagung. Ia berharap para mahasiswa memperoleh arahan, pendampingan, serta pengalaman berharga selama menjalankan pengabdian di masyarakat.

Sementara itu, Camat Karangrejo, Drs. Suhartono, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang kembali memilih Kecamatan Karangrejo sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
“Kami merasa bangga dan senang karena Kecamatan Karangrejo kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan KKN UIN SATU. Ini merupakan kali kedua kami menerima mahasiswa KKN dari UIN SATU, dan kami menyambut seluruh peserta dengan penuh suka cita,” tuturnya.
Camat berharap mahasiswa mampu membangun kolaborasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata melalui gagasan-gagasan inovatif.
Sejalan dengan tema KKN tahun ini, ia berharap mahasiswa dapat membantu memperkuat digitalisasi desa, khususnya dalam pengembangan UMKM melalui pemasaran digital, peningkatan literasi digital masyarakat, serta edukasi mengenai pemanfaatan layanan keuangan digital yang aman agar masyarakat terhindar dari praktik pinjaman online ilegal.
Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat desa maupun kecamatan.
Sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN, Camat Karangrejo secara resmi membuka KKN UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun 2026 sekaligus mengalungkan tanda pengenal kepada perwakilan mahasiswa KKN. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama seluruh peserta sebagai wujud sinergi antara UIN SATU Tulungagung dan Pemerintah Kecamatan Karangrejo dalam membangun masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karangrejo.
Melalui pelaksanaan KKN yang berlangsung pada 15 Juli–21 Agustus 2026, LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berharap para mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara nyata di tengah masyarakat, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa, serta menghadirkan inovasi yang mendukung terwujudnya desa yang maju, ramah lingkungan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. (El-Zet)



