
Tulungagung – A sense of solemnity was felt when the participants of the Palangkaraya National KKN and Papua Nusantara KKN gathered in the rectorate meeting room on the second floor.. The participants were accompanied by the Chair of the Institute for Research and Community Service, Prof. Drink Naim, Head of Community Service Center Dr. Muntahibun Nafis dan Kepala Pusat Penelitian Ibu Lailatuzz Zuhriyah, M.Fil.I berkumpul untuk menunggu arahan dari Wakil Rektor 3 Prof Abad Badruzaman.
The event begins, para peserta menyimak dengan seksama pembekalan sebelum jam keberangkatan mereka tiba. Para peserta KKN Kebangsaan Palangkaraya ialah hasil seleksi final dari puluhan mahasiswa yang mendaftarkan diri. Mereka ialah: Ike Rahayu Putri, Indana Zulma Hikmatul Laili keduanya dari FTIK, Elsa Agustin Rahayu, Fitria Dwi Nuriyah dari Febi, dan Firra Ila Kamaliah dari Fuad. Mereka sedianya akan berangkat ke Palangkaraya Sabtu, coming.
Dua peserta yang akan diberangkatkan ke Papua untuk menunaikan tugas sebagai peserta KKN Kolaborasi Nusantara Berkelanjutan adalah peserta terpilih. Mereka ialah Ifa Rosyidiana dari Fuad dan Achmad Afandi dari Ftik.
“Ada sekitar dua ribuan mahasiswa KKN di semester ini, dan hanya kalian yang diberangkatkan. So therefore, ini adalah kesempatan kalian sekali seumur hidup untuk KKN bersama teman-teman dari seluruh penjuru tanah air. Gunakanlah kesempatan ini dengan baik,” Ujar Prof Naim saat memberikan pembekalannya.
KKN di Palangkaraya merupakan KKN yang digagas oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal ini berarti peserta yang didelegasikan ke KKN tersebut berasal dari berbagai macam Universitas Negeri yang ada di Indonesia.

Sedangkan KKN yang dilaksanakan di IAIN Fattahul Muluk Jayapura Papua merupakan KKN yang digagas oleh Kementerian Agama. KKN ini mengajak seluruh perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Agama untuk mendelegasikan putra-putri terbaiknya untuk berpartisipasi menyukseskan KKN Kolaborasi Nusantara moderasi beragama. Dengan delegasi yang ada, tentu akan ada bahkan banyak peserta yang hadir dari perguruan tinggi bermacam agama.
“Jagalah selalu almamater kalian. Tunjukkan kepada para peserta lainnya bahwa kalian siap berada di garda depan semangat pengabdian. Aktiflah dalam menggagas kegiatan. Meskipun bukan sebuah kompetisi, namun saya harapkan kalian tetap berkompetisi dalam kebaikan sesuai dengan firman Allah, ‘fastabiqu al-khairat,’” Pesan Prof Abad Badruzaman, Vice Chancellor 3 UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang akrab disapa dengan Abah ini.

Dengan parstisipasi peserta KKN dari berbagai latar belakang ini, diharapkan para peserta untuk mampu tetap mengedepankan persatuan demi tercapainya program kerja KKN yang telah disepakai. Dengan begitu mereka akan belajar dengan aneka ragam kehidupan, aneka ragam masyarakat kemudian tidak hanya sekedar mengenal terlebih mampu memberikan kampanye moderasi beragama, menjaga ukhuwah diniyyah, ukhuwwah basyariyyah, ukhuwah wathaniyyah, And ukhuwah ‘alamiyyah.
Dengan bacaan basmalah, Vice Chancellor 3, Abah Prof. Abad memberangkatkan para peserta, seraya mengadahkan tangan untuk kesuksesan, dan utamanya keselamatan para peserta. Amin.





