
Tulungagung, Rabu 31 Juli 2024 Tim Abdimas UNIDA GONTOR Ponorogo melaksanakan Benchmarking ke UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Sejumlah 10 orang terdiri dari 9 orang dosen UNIDA Gontor dan 1 dosen UMPO (Universitas Muhammadiyah Ponorogo) diterima oleh Ketua LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung bertempat di kantor LP2M.
Tim Abdimas dikomandoi oleh Dr. Mohammad Muslih. Pada awal sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kedatangan ke Tulungagung merupakan salah satu hikmah tersendiri. Karena Tim Abdimas akan belajar banyak sekali tentang pencapaian pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh LP2M UIN SATU, “Kedatangan kami selain silaturahmi adalah untuk belajar dan getok tular berkaitan dengan pengabdian masyarakat, kita mendapatkan amanah dari kementerian untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, sehingga dengan adanya benchmarking ini kami akan mendapatkan ide dan gagasan untuk melaksanakan pengabdian ini”.

Ketua LP2M Prof. Dr. Ngainun Naim, M.H.I. menyampaikan gembira sekali dengan adanya kawan-kawan Ponorogo yang hadir di Tulungagung. Merupakan salah satu kebahagiaan tersendri bagi beliau kedatangan sahabat-sahabat Ponorogo, dan juga sebenarnya merupakan satu kesempatan reuni tersendiri bagi beliau dengan Dr. Muslih, karena beliau berdua merupakan kawan saat S3 di UIN Sunan Kalijaga.
Kang Naim, sapaan akrab ketua LP2M menyampaikan beberapa program yang sudah dilaksanakan oleh LP2M. Termasuk KKN yang pernah dilaksanakan selama 1 semester, yang dinamakan KKN MDB (Membangun Desa Berkelanjutan). KKN MDB ini menjadi KKN yang mendapatkan penghargaan KKN Terbaik pada gelaran ICON UCE di CIrebon pada tahun 2022 lalu.
Produk lain hasil KKN Mahasiswa yang disampaikan oleh ketua LP2M adalah buku. Buku ini menjadi salah satu yang menarik, karena mahasiswa selain menulis kegiatan yang selama berada di KKN, mereka juga menulis Babad Desa. Babad Desa menjadi aspek penting karena sebagian desa yang dijadikan lokasi KKN selama ini belum terkuak secara mendalam. Bahkan ada lagi yang belum diketahui masyarakat tersebut. Buku ini kemudian selain dilaporkan dalam bentuk cetak, juga dilaporkan dalam bentuk file yang diupload di OBS (bisa diakses dalam link https://obs.uinsatu.ac.id/index.php/satupress).

Kepala Pusat PkM, Dr. Muntahibun Nafis menambahkan berbagai jenis KKN yang dilaksanakan oleh LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Mulai KKN Reguler Multi Sektoral, KKN Persemakmuran, KKN Selingkar Kampus, KKN Internasional, KKN Moderasi Beragama, KKN-MDB, KKN Kebangsaan, dan juga KKN Komunitas Daerah.
Pada sesi diskusi, dibahas tentang Pengabdian yang kelemahan selama ini adalah pada kegiatan, bukan perubahan. Jadi selama ini pengabdian selesai, laporan selesai, dikatakan sudah paripurna. Ketua LP2M menyampaikan bahwa, “Pengabdian kata kuncinya adalah Transformasi, jadi harus terukur before dan after, yang awalnya belum bagus, menjadi lebih bagus, jadi basisnya adalah perubahan dan proses.” Benchmarking ini diharapkan bisa ditindaklanjuti menjadi kerjasama antara UNIDA Gontor dan dan LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada konteks Tridharma Perguruan Tinggi. (fahru)



