Mataram – Kepala Pusat Studi Gender Anak dan Difabel (PSGAD) UIN SATU Tulungagung ibu Sulistyorini bersama dengan Kepala Pusat Penelitian ibu Lailatuz Zuhriyah dan Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat bapak M. Muntahibun Nafis melakukan studi banding ke PSGA dan LP2M UIN Mataram. Kami bertiga sampai di LP2M UIN Mataram hari Jumat sekitar pukul 09.00 WIT dan disambut dengan sangat ramah oleh semua crew LP2M, Prof. Atun Wardatun (Ketua LP2M), bapak Liwa (Kapus Pengabdian Kepada Masyarakat), Ibu Nikmah (Kapus PSGA) dan Ibu Erna (Kapus Penelitian).

            Setelah kami istirahat dan berbincang sejenak untuk menanyakan kabar masing masing dan dirasa cukup, maka acara berlanjut yang dibuka oleh prof Atun Wardatun selaku ketua LP2M. Beliau menceritakan tentang kegiatan di LP2M selama ini, capaian-capaian yang telah diperoleh baik mengenai penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Prof Atun juga menjelaskan tentang PSGA UIN Satu Mataram dan kegiatan terbaru sekitar bulan Agustus telah launching Day Care oleh ibu Menteri Agama yang waktu itu berbarengan dengan acara AICIS tahun 2022. Prof Atun melanjutkan penjelasannya bahwa kegiatan PSGA yang lain adalah tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di kampus, sudah ada SK yang telah ditanda tangani bapak Rektor Prof. Masnun Tahir, M. Ag ada SOP, buku saku, dan buku pedomanya yang dijadikan dasar dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di UIN Mataram.

            Ibu Nikmah selaku kapus PSGA menyambung penjelasannya bahwa untuk pencegahan dan kekerasan seksual di UIN Mataram sudah dibentuk Unit Layanan Terpadu yang wadahnya bernama “UIN Care. Adapun “UIN Care” merupakan unit layanan terpadu yang menjadi leading sector pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di UIN Mataram yang bertujuan untuk mewujudkan kampus yang ramah, aman, nyaman dan nir-kekerasan. Di UIN Mataram untuk UIN Care sudah mempunyai ruangan tersendiri untuk pengaduan korban dan ada satu ruangan besar untuk berdiskusi mengenai kasus kekerasan seksual pada kawan kawan volunteer dari mahasiswa maupun Gender Focal Point dari para dosen pada setiap fakultas. Ibu Nikmah melanjutkan penjelasannya bila ada kejadian ada korban secepatnya diselesaikan dengan para relawan dan diusahakan jangan sampai berita itu keluar dari luar kampus.

Acara berlanjut dengan Kami bertiga sebagai tamu diberi waktu untuk memaparkan program yang ada di LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung mulai program PSGAD, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat yang kebetulan UIN SATU untuk tahun 2022 ini telah berhasil mendapatkan penghargaan sebagai pelaksana terbaik KKN PTKIN se-Indonesia di IAIN Cirebon. Akhirnya dengan sangat antusias bapak Liwa dan kawan kawan LP2M UIN Mataram mendengarkan paparan bapak Nafis dan ingin meniru programnya. Acara ditutup dengan penanda tanganan MOU dengan PSGA, Kapus Penelitian dan Kapus Pengabdian Kepada Masyarakat dengan UIN Mataram.

Setelah acara pemaparan program masing masing kampus selesai kami diajak ibu Nikmah selaku kapus PSGA untuk melihat lihat ruangan UIN Care, dan tempatnya memang representative, nyaman dan aman untuk ruang pengaduan korban maupun tempat diskusi kawan-kawan Gender Vocal Point untuk menyelesaikan masalah bila ada korban kekerasan seksual. Selanjutnya kami juga diajak melihat lokasi Day Care UIN Mataram. Ternyata tempatnya adalah di Mahad mahasiswa yang cukup luas dan nyaman, yang dilengkapi tempat bermain untuk anak anak. Kami sempat menanyakan untuk pendamping dan guru guru nya kerja sama dengan prodi PAUD. Jadi alumninya mengajar di Day Care ini. Untuk konsumsinya bekerja sama dengan darma Wanita UIN Mataram, ibu ibu yang pinter masak dipiketkan untuk masak di sini. Untuk SPP anak anak yang dititipkan sekitar Rp.600.000, hal itu semua untuk biaya oprasional sudah lebih dari cukup.

Jum’at 02 Desember 2022 (Didin)

Close
LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

Monday, Jun 17, 2024