Ambon, 26 Juli 2024 – Universitas Pattimura resmi membuka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XII dengan tema “Memperkokoh Nilai-nilai Kebangsaan dalam Mewujudkan Desa Mandiri di Daerah Kepulauan”. Acara pembukaan yang berlangsung megah ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, akademisi, dan mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia.

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar kegiatan KKN Kebangsaan ini dapat menjadi sarana untuk mempererat semangat kebangsaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah kepulauan. “KKN Kebangsaan XII ini merupakan implementasi nilai Pancasila, kebinekaan dalam mewujudkan desa mandiri, khususnya di daerah kepulauan yang memiliki tantangan unik,” ujar Prof. Leiwakabessy.

Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh PJ Gubernur Maluku, Ir. Sadali IE, M.Si., yang memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Universitas Pattimura dalam menyelenggarakan KKN dengan fokus pada pengembangan desa-desa di daerah kepulauan. “Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan visi kami untuk memperkuat ekonomi dan kemandirian desa di Maluku. Mahasiswa yang terlibat diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dan solusi inovatif bagi masyarakat.”

Selain itu, Direktur Jendral Pendidikan Tinggi dari Jakarta, Prof. Abdul Haris, juga memberikan sambutannya, “KKN Kebangsaan adalah salah satu upaya kita dalam membangun karakter dan semangat kebangsaan di kalangan mahasiswa. Dengan terjun langsung ke masyarakat, mahasiswa dapat belajar banyak hal dan menemukan solusi yang tepat untuk berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat di daerah kepulauan. Saya sangat bangga dan mendukung penuh kegiatan ini.”

KKN Kebangsaan XII diikuti oleh lebih dari 500 mahasiswa dari setidaknya 70 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Indonesia. Mereka akan ditempatkan di berbagai desa di wilayah Maluku, dengan berbagai program kerja yang meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, serta pembangunan infrastruktur desa. Para mahasiswa ini akan mengabdi selama dua bulan, mengimplementasikan berbagai program yang telah dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Salah satu peserta KKN, Mike Amalia, mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, menyatakan antusiasmenya untuk terlibat dalam kegiatan ini. “Ini adalah kesempatan berharga bagi kami untuk belajar langsung dari masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa. Kami berharap dapat membawa perubahan positif dan memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” ujar Mike.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan KKN Kebangsaan XII ini akan menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan desa mandiri yang berdaya saing tinggi dan mampu mengatasi berbagai tantangan yang ada. Universitas Pattimura berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di daerah kepulauan.

Perlu diketahui, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung mengirim 5 delegasi terbaiknya di ajang KKN Kebangsaan XII di Universitas Pattimura Ambon. Mereka adalah:
Zuhrun Nuskha dari program studi PAI, Mike Amalia Savitri dari Tadris Kimia, Zunanda Putri Ayu Ibtihal dari Manajemen Dakwah, Isnaini Nur Baiti dari Hukum Tata Negara,
Robet Azroq Diyar dari program studi Manajemen Dakwah. 

Close