TUMPAKKEPUH, BAKUNG – Pada masa pandemi, banyak remaja yang memilih menikah di usia dini daripada mengikuti pembelajaran secara online. Tentu banyak sekali dampak yang diberikan dari dilangsungkannya pernikahan pada usia di bawah usia ideal menikah yang telah ditetapkan pemerintah. Yang salah satu dampaknya adalah terjadinya stunting pada anak.

Stunting sendiri merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kurangnya gizi kronis dan infeksi berulang dengan ditandai oleh tinggi badan anak yang berada di bawah standar. Dampak dari stunting pada anak adalah memperlambat perkembangan otak, keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko terjangkit serangan penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, hingga obesitas.

Dilihat dari bahayanya dampak stunting pada anak inilah, Mahasiswa KKN berniat menggelar kegiatan sosialisasi masalah stunting sebagai salah satu program kerja. Sebelum menggelar sosialisasi ini, Mahasiswa KKN Tumpakkepuh 2 melaksanakan kegiatan anjangsana ke salah satu petugas posyandu dusun Wotgalih. Dalam kegiatan anjangsana, Mahasiswa KKN Tumpakkepuh 2 meminta dan menggali informasi terkait permasalahan kesehatan terbesar yang ada di dusun tersebut.

Sehingga hasil dari anjangsana tersebut Mahasiswa KKN sepakat merealisasikan kegiatan sosialisasi stunting pada hari Selasa, 07 Februari 2023 bertempat di Balai Dusun Wotgalih. Pelaksanaan sosialisasi ini dilakukan setelah kegiatan posyandu balita karena sasaran kegiatan sosialisasi merupakan ibu-ibu yang masih memiliki anak usia < 5 tahun. Kegiatan sosialisasi ini untuk materi dasar disampaikan oleh salah satu mahasiswa KKN sendiri, kemudian untuk pembahasan yang lebih dalam lagi dilanjutkan oleh bidan desa, bu Binti. Selain mahasiswa KKN dan bidan desa, sosok yang turut berkontribusi di dalamnya adalah kader posyandu balita.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri 30 ibu-ibu dari dusun Wotgalih. Kegiatan sosialisasi stunting tersebut berisi kegiatan penyampaian materi juga berisi kompetisi tanya jawab. Bagi warga yang paling aktif dalam sosialisasi akan mendapatkan doorprise dari Mahasiswa KKN.  Kegiatan berlangsung secara meriah dan menyenangkan.

Seluruh warga yang hadir mengaku senang dan terkesan dengan kegiatan yang digelar oleh mahasiswa KKN Tumpakkepuh 2 pagi ini. Para kader posyandu balita berterima kasih karena mahasiswa KKN Tumpakkepuh 2 berkenan menggelar acara sosialisasi stunting ini, beliau juga berharap semoga ilmu-ilmu yang kami bagi dapat bermanfaat dan membantu penurunan kasus stunting yang beberapa waktu ini menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang kerap dibahas di setiap pertemuan. [KKN Tumpakkepuh 2/WFF]

Close
LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

Monday, Jun 17, 2024