Tulungagung, 27 July 2026, Rangkaian panjang riset kolaboratif bertajuk “Model Pembelajaran Bahasa Berbasis AI untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis-Kreatif Siswa Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Tulungagung” tuntas dilaksanakan pada tanggal 27 July 2026, ditandai dengan kegiatan awarding Lomba Video Pendek “Jatim Melaju UIN SATU” di Aula Lantai 6 Gedung K.H. Saifuddin Zuhri, Sayyid Ali Rahmatullah State Islamic University (UIN ONE) Tulungagung. Penelitian ini merupakan bagian dari skema Riset Jatim Melaju Kluster Pengembangan yang didanai UIN SATU Tulungagung tahun 2026, dengan Dr. Dwi Astuti Wahyu Nurhayati, S.S., M.Pd., Dr. Zumrotul Maulida, M.Pd.I., dan Latif Amrullah, S.S., M.A. sebagai peneliti mitra dan Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang sebagai peneliti utama.

Penelitian ini melibatkan siswa dan guru dari 12 SMA/MA/SMK sederajat di Kabupaten Tulungagung. Model pembelajaran yang dikembangkan mengintegrasikan aktivitas pembelajaran bahasa dengan pemanfaatan Artificial intelligence (AI). Dalam penerapannya, siswa tidak hanya menggunakan AI untuk memperoleh jawaban, tetapi diarahkan untuk memeriksa, membandingkan, evaluate, memperbaiki, dan mengembangkan informasi yang dihasilkan AI. Pendekatan tersebut sekaligus menekankan aspek AI Ethics & Academic Integrity agar penggunaan teknologi tetap bertanggung jawab dan tidak menggantikan proses berpikir mandiri siswa. Luaran penelitian kemudian diwujudkan secara lebih konkret melalui produksi video pendek bertema kehidupan dan persoalan Gen Z. Siswa mengembangkan gagasan, menyusun konsep, menulis naskah, menentukan alur, hingga menghasilkan produk audiovisual. AI digunakan sebagai pendukung eksplorasi gagasan, pengembangan konsep, penyusunan ide atau naskah, serta evaluasi karya, sementara keputusan kreatif tetap berada pada siswa

Since 18 Mei 2026, model tersebut lebih dulu diujicobakan secara intensif di SMK Negeri 1 Boyolangu, mencakup pra-tes kemampuan menulis eksposisi, observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, hingga presentasi portofolio siswa. Memasuki Juni 2026, tahap treatment diperluas melalui pengembangan model pembelajaran teks eksposisi berbasis AI yang memandu siswa mengalihwahanakan (mengubah bentuk) teks eksposisi menjadi skenario dan video pendek bertema sosial, sekaligus digelar Lomba Video Pendek “Jatim Melaju UIN SATU” tingkat internal sekolah tersebut.

On 22 July 2026, uji model diperluas ke sebelas SMA/MA/SMK sederajat se-Kabupaten Tulungagung dari SMA Negeri 1 Kedungwaru, SMA Negeri 1 Boyolangu, SMA Negeri 1 Tulungagung, SMA Negeri 1 Ngunut, SMA Negeri 1 Karangrejo, SMA Negeri 1 Package, MA Negeri 2 Tulungagung, SMK Negeri 3 Boyolangu, SMK SORE Tulungagung, SMK Islam Al Azhaar Tulungagung, dan SMK NU Tulungagung. yang dilaksanakan langsung di Lantai 4 Gedung Arief Mustaqiem UIN SATU Tulungagung pada 22–24 Juli 2026. Kegiatan berlangsung dalam empat pertemuan berurutan: pra-tes kemampuan berpikir kritis-kreatif, treatment pengenalan AI sebagai media pembelajaran bahasa, konversi teks eksposisi menjadi storyboard, hingga produksi video cerita pendek atau animasi bertema sosial seperti perundungan (bullying) dan kecanduan media sosial. Setiap tahap ditutup dengan pasca-tes untuk mengukur perkembangan kemampuan siswa.

Siswa didorong menerapkan berpikir kritis melalui pemilihan dan pengolahan informasi, evaluasi konsep, serta pertimbangan cara penyampaian pesan, sedangkan kemampuan berpikir kreatif dilatih lewat pengembangan gagasan, penyusunan alur cerita, dan pemilihan bentuk penyajian audiovisual. Naskah dan storyboard yang dihasilkan siswa turut divalidasi melalui expert judgement oleh sebelas pakar sebelum masuk tahap produksi video. Perbedaan kemampuan awal siswa dalam mengembangkan ide dan mengolah teks eksposisi menjadi tantangan tersendiri, sehingga kualitas karya yang dihasilkan cukup beragam. Tim peneliti merekomendasikan agar guru pendamping di sekolah masing-masing terus memberi ruang bagi siswa untuk berkarya secara kreatif dengan memanfaatkan teknologi AI secara kritis dan bertanggung jawab, sebagai tindak lanjut dari model pembelajaran yang telah diujicobakan sepanjang riset ini berlangsung.

Close