Tulungagung, 09 Juli 2024Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung gelar pembekalan KKN Reguler. Acara diselenggarakan secara berkala mulai tanggal 8 – 9 Juli 2024 yang semuanya diikuti oleh Mahasiswa KKN. Pembekalan kali ini dibagi menjadi 3 sesi yang disesuaikan dengan wilayah yang akan dijadikan tempat pengabdian. Pembekalan digelar di Aula Lantai 6 Gedung KH. Arief Mustaqiem.

Secara umum Mahasiswa KKN ini dibagi menjadi 3 wilayah berdasarkan minat. yaitu: KK Selingkar Kampus, KKN Komunitas, dan KKN Multisektoral. KKN Selingkar Kampus dilaksanakan di Desa Tanjungsari dan Tunggulsari Tulungagung. KKN Komunitas dilaksanakan pada 5 kabupaten/kota, yaitu: Malang, Nganjuk, Tuban, Probolinggo, dan Tuban. Sementara KKN Multisektoral dilaksanakan di 2 Kabupaten, yaitu Trenggalek dan Tulungagung.

Sosialisasi pembekalan KKN diisi oleh Camat dari wilayah Kecamatan yang digunakan lokasi pelaksanaan KKN. Hadir pengisi materi yaitu Camat Tugu Kabupaten Trenggalek Hari Andhiko, AP. M.Si, Camat Karangan Kabupaten Trenggalek Mohammad Jafar Said, S.Sos. M.Si, dan Camat Gondang Kabupaten Tulungagung Endra Kustiawan, S.STP. M.Si. Sementara dua KKN lain, Komunitas dan dan Selingkar Kampus diisi oleh Akhmad Ghinanjar Syamsudin, M.Pd.

Secara substansial pemateri memberikan gambaran geografis dan beberapa informasi yang bersangkutan dengan tempat KKN. Bukan hanya itu Mahasiswa juga diberikan gambaran bagaimana keadaan sosial budaya dan kultural masyarakatnya. Hal ini dinilai sebagai edukasi awal untuk bisa menyatu dengan kehidupan masyarakat. Pemateri juga menyampaikan program KKN merupakan kunci untuk mengabdikan serta mendedikasikan keilmuan yang sudah didapatkan selama di bangku kuliah. Beberapa pesan dan amanat juga disampaikan, misalnya bagaimana tata cara menjaga etika sosial kepada masyarakat, menjaga lingkungan dengan berbagai upaya dan gerakan yang masif, progresif, dan visioner. 

Secara umum, Camat Tugu Hari Andhiko misalnya berpesan kepada mahasiswa untuk berinovasi sesuai dengan jurusannya masing masing. Menurutnya akulturasi budaya masyarakat dengan keilmuan yang berbekal bangku perkuliahan dirasa sangat penting. Hal ini mengingat bahwa inovasi dibutuhkan bukan hanya untuk menambah khazanah keilmuan akademik namun juga mempermudah pekerjaan manusia terkhusus masyarakat majemuk mengingat sudah terjadi kompleksitas problem.  

Sementara itu, Mohammad Jafar Said, Camat Karangan juga berpesan kepada anggota KKN untuk bergotong royong bersama masyarakat dalam menyukseskan beberapa program dan kegiatan di kegiatan Agustusan. Oleh karenanya memegang tokoh kunci yang dapat dijadikan referensi dan obyek kolaborasi untuk suksesi program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan 17 Agustus. 

Aspek lain yang tidak kalah penting disampaikan oleh Bapak Ghinanjar, Pria yang akrab disapa Ndan Ghin yang selama menjadi mahasiswa aktif sebagai Provost Menwa ini menyampaikan bahwa, sebagai mahasiswa harus mempunyai awareness untuk tetap berbuat yang kita bisa sekaligus menjaga nama baik kampus, dalam konteks ini adalah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Kibarkan dan kenalkan UIN Sayyid Ali Rahmatullah kepada masyarakat sekitar dengan tingkah laku yang lembut, cinta, sopan, dan pesan-pesan kebaikan.

Lebih dari 2.000 mahasiswa yang berasal dari 34 Program Studi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung ini mengikuti kegiatan pembekalan dengan sangat antusias, terpantau oleh TIM CREW LP2M beberapa bertanya mengenai keadaan dan kondisi sosial lokasi yang akan ditempati KKN kepada pemateri.

Kontributor: Ahmad Misbakhul Amin
Editor: Fahru

Close
LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

Friday, Jul 19, 2024