
Tulungagung , 01 Juli 2025_Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung secara resmi melepas peserta Kuliah Kerja Nyata Multisektoral Tahun 2025 dalam sebuah acara seremonial yang khidmat pada Selasa, 01 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Barat depan Gedung Ma’had Al Jami‘, lapangan baru yang membawa inspirasi dan semangat baru.
Acara pelepasan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus mulai dari Rektor UIN SATU, para Wakil Rektor, para Dekan, Ketua LP2M beserta tim LP2M hingga Dosen Pembimbing Lapangan, mengenakan atribut resmi dan semangat yang membara.
Dalam laporannya, Ketua LP2M, menyampaikan kepada Rektor tentang serangkaian upaya dan kegiatan penunjang KKN yang telah dirancang dengan matang. Ia menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pembimbing, dan masyarakat dalam pelaksanaan program KKN kali ini. Tak hanya pengabdian langsung tetapi juga penguatan kapasitas personal mahasiswa di bidang literasi seperti penulisan antologi dan peningkatan kesadaran kebangsaan menjadi bagian dari tujuan besar KKN 2025.
“LP2M tidak hanya mempersiapkan peserta secara administratif, tetapi juga memfasilitasi proses pembinaan ideologis dan teknis. Semua ini demi memastikan KKN kita berdampak secara nyata dan terukur,” ungkap Ketua LP2M dalam sambutannya.
Sementara itu Rektor UIN SATU dalam sambutan motivasinya memberikan nasihat dan pesan mendalam kepada para peserta. Ia mengingatkan bahwa KKN bukan sekadar program akademik melainkan panggilan moral sebagai insan kampus yang terdidik dan bertanggung jawab. “Jangan pernah anggap remeh KKN. Ini adalah ruang pengabdian dan sekaligus ruang pembelajaran. Kalian membawa nama baik kampus maka jagalah sikap, tutur kata, dan tindakan. Prinsip yang kita pegang adalah keberlanjutan. Jangan hanya datang dan pergi, tinggalkan warisan manfaat bagi masyarakat,” pesan beliau. (01/07/2025)
Rektor juga menggarisbawahi pentingnya keberlanjutan program KKN. Ia berharap agar hasil dan jejak mahasiswa tidak terputus setelah masa pengabdian selesai. Kolaborasi dengan masyarakat lokal, dokumentasi kegiatan, dan pembentukan jaringan pasca-KKN diharapkan menjadi fondasi kuat keberlanjutan tersebut. Acara ini ditutup dengan pembacaan doa dan pelepasan simbolik peserta oleh rektor, disambut tepuk tangan dan semangat dari seluruh yang hadir.



